Penggalangan Dana Untuk Korban Tsunami Selat Sunda oleh HIMA PGSD

Sebagai bentuk solidaritas dan rasa kemanusiaan yang tinggi, hima pgsd mengadakan penggalangan dana untuk membantu korban yang terdampak tsunami di selat sunda, tepatnya di pandeglang, serang banten, dan lampung. dalam melaksanakan program bantuan ini, HIMA PGSD bekerja sama dengan hmpunan maasiswa seluruh fakultas ilmu pendidikan yang diantaranya; HIMABSI. HIMASI dan HIMA BIOLOGI.
Penggalangan dana ini dilakukan selama tiga hari di beberapa lokasi yang berbeda di majalengka. Kami juga menyebarkan slogan dan pamplet disosial media agar mudah dikenali. Selama tiga hari itu kami dan rekan-rekan memiliki banyak sekali cerita dan pengalaman untuk dibagi, yang diantaranya kami harap dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang.
CATATAN HIMA PGSD HARI KE-1 (31 Desember 2018)
Hari pertama tentu saja adalah hari yang sulit, hal ini dikarenakan banyak dari kami yang sebelumnya belum pernah melakukan penggalangan dana ataupun penyaluran donasi. Meski begitu semangat rekan-rekan untuk mengumpulkan donasi bagi saudara kita yang terdampak tsunami di selat sunda sangatlah perlu di apresiasi. Energi semangat dapat dengan jelas terpancar dari wajah rekan-rekan yang dengan senang hatinya menghiasi dan menamai kotak untuk mengumpulkan donasi.
Pada hari pertama ini kami dibagi menjadi beberapa tim yang dibantu oleh kehadiran ketua Senat Mahasiswa Fkip. Pembagian tim ini untuk mengefektifkan waktu karena sebagian anggota masih harus menghadapi matakuliah. Tim pertama berada disekitaran kampus yakni lapangan GGM yang terkenal sebagai salah satu tempat berkumpulnya mahasiswa maupun warga untuk bersantai. Tim kedua berada di Alun-alun Majalengka, di sisni rekan-rekan dibagi kembali menjadi dua kelompok agar dapat menyisir area yang luas, hal ini juga dikarenakan karena jumlah pengunjung yang meningkat dari hari biasa dengan adanya festival penyambutan tahun baru. Tim ketiga berada dilampu merah pujasera yang ramai dilalui oleh kendaraan berpenumpang. Tim keempat ditempatkan di bundaran cigasong yang juga mencakup area pasar cigasong yang ramai oleh masyarakat yang melakukan kegiatan ekonomi.
Penggalangan dana dilakukan dari jam 10:00 pagi sampai dengan jam 03:00, pemilihan waktu ini tentunya memunculkan berbagai kendala diantaranya adalah pada jam ini matahari sedang dalam keadaan yang sangat terik dengan suhu yang meningkat sampai dengan 37°- 39° C.
Setelah penggalangan dana selesai seluruh tim berkumpul kembali diruang ormawa pgsd dilantai empat gedung fapendasmen untuk penghitungan uang yang didapat. Rekan-rekan yang berkumpul berbagi cerita dan pengalamannya hari itu, ruangan seketika larut dengan perasaan haru dikala mendengarkan cerita dari tim yang berada di alun-alun. Seorang ibu beserta anaknya ternyata telah mengumpulkan beberapa kantong besar pakaian untuk disumbangkan dan sengaja menunggu tim penggalang dana seperti kami untuk menyerahkannya. kami kembali di ingatkan untuk dapat bergerak secara cepat dan ikhlas untuk membantu saudara kita yang terdampak bencana seperti apa yang ibu tersebut lakukan.

Foto: Rekan kami berkeliling di booth dan stand acara festival tahun baru.
CATATAN HIMA PGSD HARI KE-2 (2 Januari 2019)
Pada hari kedua ini, banyak dari rekan-rekan yang tak dapat ikut berpartisipasi dikarenakan cuaca yang buruk menurunkan kondisi fisik mereka. meski begitu seluruh anggota yang hadir tidak kehilangan semangatnya dan berjuang dua kali lebih keras sebagai pengganti keberadaan mereka. Kami semua berkumpul dilampu merah pujasera dan terbagi menjadi dua tim di arah yang berlawanan. Siang itu cuaca yang berawan sedikit memudahkan kami dan orasi yang disampaikan oleh ketua berhasil menarik perhatian pengendara untuk meluangkan waktunya untuk berdonasi. Rintik hujan yang turun sedikit demi sedikit menguyur jalanan yang padat bersama kami yang berjalan menyusuri tiap pengendara dengan kotak ditangan yang juga tak luput darinya. Air yang menggenang di lubang trotoar yang semakin becek, pengendara motor dengan jas-jas hujannya menatap kami dengan iba, mereka memperhatikan kami, tetapi kami tetap menyuarakan suara kami lantang dan berjalan sembari memegang kotak kami erat. Sayangnya, hari itu kami berhasil dihentikan oleh hujan deras yang di ikuti dengan angin kencangnya. Hari kedua penggalangan dana terpaksa berhenti disini. Hujan yang menguyur majalengka membubarkan orang-orang dari jalanan , memaksa setiap orang untuk segera berlindung darinya dan kembali ke rumah masing-masing, tanpa menghiraukan kami yang mengharapkan bantuan dari setiap orang yang lewat.
Rekan-rekan tentu saja memiliki perasaan kecewa, namun mengingat kami masih memiliki satu hari lagi untuk penggalangan dana kami bersiap untuk memberikan yang terbaik dihari berikutnya.
CATATAN HIMA PGSD HARI KE-3 (3 Januari 2019)
Hari ketiga, hari ini adalah hari terakhir pengumpulan dana untuk korban tsunami di selat sunda. Kami memutuskan untuk memusatkan tempat penggalangan dana di bundaran kadipaten yang tepat bersebelahan dengan pasar kadipaten. Kami membentuk tiga tim untuk menyusuri daerah tersebut, satu tim untuk menyusuri pasar kadipaten, dan yang lainnya berpencar untuk mengumpulkan donasi dari sepanjang jalan di arah yg berbeda. Kendala utama hari itu adalah terik matahari dan suhu di kadipaten yang tinggi, begitu juga dengan jalanan di kadipaten yang banyak dilewati oleh kendaraan besar dan berat. Aspal yang panas bagai melelehkan sol sepatu, debu yang berhembus dari kendaraan berat terkadang membuat kami ter batuk. Meski begitu, alhamdulillah kegiatan hari itu terbilang lancar dan masyarakat juga cukup berpartisipasi. Setelah setiap tim berkumpul dan beristirahat kami memutuskan untuk mengakhiri kegiatan sore itu untuk kembali ke markas di ruang ormawa hima.
Setelah melakukan kegiatan penggalangan dana bagi korban bencana tsunami di selat sunda selama tiga hari ini, kami banyak mengenal dan belajar hal baru, meski melewati berbagai tantangan dan halangan juga pengorbanan yang tidak sedikit kami ikhlas dan bersyukur telah melakukan penggalangan dana ini dan selalu berdoa bahwa uang yang telah terkumpul dari masyarakat dapat disalurkan sebaik-baiknya, kami juga berharap bahwa ketulusan setiap orang yang telah berpartisipsi dalam kegiatan penggalangan dana ini amalnya dapat dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Foto-Foto Kenangan dan Bukti:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar